Sektor Pertanian Tak Dilirik Generasi Muda
Judul : Sektor Pertanian Tak Dilirik Generasi Muda
Resume Ke : 1
Tanggal : 30 Januari 2022
Tema : Pendidikan Dan Pertanian
Penulis : Rezky Madya Putri, S.ST
Sektor Pertanian Tak
Dilirik Generasi Muda
Rezky Madya Putri, S.ST, Staf Seksi Sosial BPS Kabupaten Bangka Selatan
Menurut narasumber, Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. ini menjadikan sektor pertanian memiliki peranan perekonomian nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pada tahun 2018 sektor pertanian mampu menyerap tenaga sebesar 30,48 persen dari total angkatan kerja Indonesia dan menyumbang 13,37 persen bagi PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia. Meskipun penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian cukup tinggi, namun sayangnya sektor ini masih kurang mendapatkan perhatian dari generasi muda.
Namun di daerah Kabupaten Bangka Selatan merupakan daerah yang memiliki banyak sumber dya alam yang melimpah. letak geografisnya yang dikelilingi oleh lautan dan pulau-pulau kecil membuat Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang tinggi. tidak itu Kabupaten Bangka Selatan juga memiliki potensi yang besar dalam sektor pertanian. Daratan Kabupaten Bangka Selatan hampir didominasi oleh perkebunan lada, karet, dan kelapa sawit, sehingga tidak heran hampir 50 persen penduduk Kabupaten Bangka Selatan sebagai petani. Pada tahun 2018, jumlah penduduk Kabupaten Bangka Selatan yang berusia 15 tahun keatas yang bekerja di sektor pertanian mencapai 245,86 persen dari total jumlah penduduk yanng bekerja (43.796 jiwa).
Selain itu dari sisi penyerapan tenaga kerja, sektor pertanian ini juga memiliki peranan yang besar terhadap perekonomian daerah. Sektor ini mampu memberikan kontribusi sebesar 36,86 persen terhadap perekonomian pada tahun 2017 dan merupakan kontribusi sktor palinng besar di Kabupaten Bangka Selatan.
Namun tingginya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian ternyata tidak diikuti oleh tingkat kualitas dari tenaga kerja tersebut. Di sektor ini berusia lanjut lebih banyak dibandingkan usia muda. Pada tahun 2018, tenaga kerja disektor pertanian Kabupaten Bangka Selatan didominasi oleh penduduk yang berusia 30-49 tahun (sebanyak 53,28 persen). Sedangkan penduduk usia 15-29 yang bekerja di sektor pertanian hanya sebesar 17,25 persen, namun masih kalah dengan penduduk 50 tahun keatas yan berjumlah 29,45 persen.
Kondisi yang kurang menjanjikan membuat minat kaum muda menjadi berkurang. Keterbatasan akses terhadap sumber lahan minimnya pelayanan finansial, minimnya akses terhadap pasar, serta kurangnya teknologi membuat daya tarik sektor pertanian menjadi rendah. Mereka lebih memilih untuk mencari profesi-profesi lain yang lebih menjanjikan dan bahkan banyak yang pergi meninggalkan desa, sehingga membuat sektor pertanian Kabupaten Bangka Selatan mengalami penurunan.
Pada tahun 2017 jumlah penduduk Bangka Selatan yang berusia 15 Tahun keatas yang bekerja di sektor pertanian sebanyak 44.460 jiwa. Kemudian tahun 2018 jumlah ini menurun menjadi 43.796 jiwa. Penurunan ini disebabkan olehnya penurunan lada di Kabupaten Bangka Selatan. Pada tahun 2018 harga lada per kg berada pada kisaran Rp.50.000 sampai RP.56.000, harga ini sangat jauh dibandikan dengan kisaran tahun 2017 Rp.75.000 sampai Rp.150.000 per kg nya. Penurunan harga lada yang terjadi juga berdampak kepada penurunan konstribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.
Seharusnya pemerintah mampu meningkatkan daya tarik sektor ini, terutama untuk manarik generasi muda agar mereka mau terjun dalam dunia pertanian. Pemerintah dapat memberikan pelatihan dan insentif dalam aktivitas pertanian, selain itu pemerintah juga dapat memberikan progrm pertanian untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mereka dalam bidang pertanian. Peran pemuda dalam pertanian diharapkan mampu menciptakan sistem atau konsep-konsep baru dalam dunia pertanian, ataupun teknologi baru sehingga mampu memaksimalkan produktivitas pertanian. Karena bagaimanapun peran pemuda sangat penting dalam pembangunan bangsa ini.
Komentar
Posting Komentar